Textual variants in the First Epistle to the Corinthians are the subject of the study called textual criticism of the New Testament. Textual variants in manuscripts arise when a copyist makes deliberate or inadvertent alterations to a text that is being reproduced. An abbreviated list of textual variants in this particular book is given in this article below.

Property Value
dbo:abstract
  • Varian tekstual dalam Surat 1 Korintus (dan kitab-kitab Perjanjian Baru) muncul ketika seorang penyalin membuat sebuah perubahan yang disengaja atau tidak disengaja pada teks yang sedang direproduksi olehnya. Beberapa perubahan yang umum termasuk penghapusan, penataan ulang, pengulangan, atau penggantian satu atau beberapa kata ketika mata si penyalin beralih kembali dari salinannya ke naskah asli tetapi pada kata yang serupa di lokasi yang salah pada naskah aslinya. Jika matanya meloncat ke kata sebelumnya, ia akan membuat pengulangan (kesalahan dittografi). Jika matanya meloncat ke sebuah kata yang berikutnya, ia akan membuat penghapusan, atau dapat melakukan sedikit penataan ulang kata-kata untuk mempertahankan arti keseluruhan tanpa mengorbankan konteks. Dalam kasus lain, si penyalin dapat menambahkan teks dari ingatannya untuk teks yang mirip atau paralel di lokasi lain. Kalau tidak, mereka juga dapat mengganti beberapa teks yang asli dengan pembacaan alternatif. Ejaan kadang berubah. Suatu kata dapat diganti dengan sinonimnya. Suatu kata ganti mungkin diubah menjadi kata benda (seperti "Ia berkata" menjadi "Yesus berkata"). Menurut Bruce M. Metzger yang diakui sebagai sarjana Perjanjian Baru terkemuka abad ke-20, kebanyakan varian itu cenderung bersifat minor dan tidak substantif serta beberapa yang dianggap signifikan tidak mengubah doktrin gereja mana pun, malahan salinan yang berlipat-lipat menambah kuatnya keyakinan bahwa semua materi Alkitab yang sampai kini terlestarikan itu mempunyai dasar tekstual yang sangat kokoh. (in)
  • Textual variants in the First Epistle to the Corinthians are the subject of the study called textual criticism of the New Testament. Textual variants in manuscripts arise when a copyist makes deliberate or inadvertent alterations to a text that is being reproduced. An abbreviated list of textual variants in this particular book is given in this article below. Most of the variations are not significant and some common alterations include the deletion, rearrangement, repetition, or replacement of one or more words when the copyist's eye returns to a similar word in the wrong location of the original text. If their eye skips to an earlier word, they may create a repetition (error of dittography). If their eye skips to a later word, they may create an omission. They may resort to performing a rearranging of words to retain the overall meaning without compromising the context. In other instances, the copyist may add text from memory from a similar or parallel text in another location. Otherwise, they may also replace some text of the original with an alternative reading. Spellings occasionally change. Synonyms may be substituted. A pronoun may be changed into a proper noun (such as "he said" becoming "Jesus said"). John Mill's 1707 Greek New Testament was estimated to contain some 30,000 variants in its accompanying textual apparatus which was based on "nearly 100 [Greek] manuscripts." Peter J. Gurry puts the number of non-spelling variants among New Testament manuscripts around 500,000, though he acknowledges his estimate is higher than all previous ones. (en)
dbo:wikiPageExternalLink
dbo:wikiPageID
  • 61198813 (xsd:integer)
dbo:wikiPageLength
  • 12222 (xsd:integer)
dbo:wikiPageRevisionID
  • 947512668 (xsd:integer)
dbo:wikiPageWikiLink
dbp:wikiPageUsesTemplate
dct:subject
rdfs:comment
  • Varian tekstual dalam Surat 1 Korintus (dan kitab-kitab Perjanjian Baru) muncul ketika seorang penyalin membuat sebuah perubahan yang disengaja atau tidak disengaja pada teks yang sedang direproduksi olehnya. Beberapa perubahan yang umum termasuk penghapusan, penataan ulang, pengulangan, atau penggantian satu atau beberapa kata ketika mata si penyalin beralih kembali dari salinannya ke naskah asli tetapi pada kata yang serupa di lokasi yang salah pada naskah aslinya. Jika matanya meloncat ke kata sebelumnya, ia akan membuat pengulangan (kesalahan dittografi). Jika matanya meloncat ke sebuah kata yang berikutnya, ia akan membuat penghapusan, atau dapat melakukan sedikit penataan ulang kata-kata untuk mempertahankan arti keseluruhan tanpa mengorbankan konteks. Dalam kasus lain, si penyalin d (in)
  • Textual variants in the First Epistle to the Corinthians are the subject of the study called textual criticism of the New Testament. Textual variants in manuscripts arise when a copyist makes deliberate or inadvertent alterations to a text that is being reproduced. An abbreviated list of textual variants in this particular book is given in this article below. (en)
rdfs:label
  • Textual variants in the First Epistle to the Corinthians (en)
  • Varian tekstual dalam Surat 1 Korintus (in)
owl:sameAs
prov:wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is foaf:primaryTopic of