Lion Air Flight 583 (JT 583) was a scheduled domestic passenger flight from Soekarno–Hatta International Airport, Jakarta to Juanda International Airport in Surabaya with a stopover at Adi Sumarmo Airport, Surakarta, Indonesia. On 30 November 2004, the McDonnell Douglas MD-82 overran the runway of Adi Sumarmo Airport and crashed onto a cemetery on landing. 25 people on board were killed in the crash.Investigation conducted by the Indonesian National Transportation Safety Committee concluded that the crash was caused by hydroplaning, which was aggravated by wind shear.

Property Value
dbo:abstract
  • Lion Air Flight 583 (JT 583) was a scheduled domestic passenger flight from Soekarno–Hatta International Airport, Jakarta to Juanda International Airport in Surabaya with a stopover at Adi Sumarmo Airport, Surakarta, Indonesia. On 30 November 2004, the McDonnell Douglas MD-82 overran the runway of Adi Sumarmo Airport and crashed onto a cemetery on landing. 25 people on board were killed in the crash.Investigation conducted by the Indonesian National Transportation Safety Committee concluded that the crash was caused by hydroplaning, which was aggravated by wind shear. (en)
  • Pada tanggal 30 November 2004, pesawat MD-82 milik maskapai Lion Air dengan kode penerbangan JT 583 tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Adisumarmo di Solo yang menewaskan 25 orang. Pesawat tersebut lepas landas dari Jakarta dengan tujuan Surabaya (transit di Solo) pada pukul 17.00 WIB sambil membawa 163 penumpang. Menurut penuturan salah seorang penumpang, cuaca pada saat keberangkatan sudah buruk karena adanya hujan besar disertai petir. Saat pendaratan pada sekitar pukul 18.15 WIB, menurutnya, pesawat terasa seperti tidak dapat dihentikan dan akhirnya masuk ke sawah di bandara sebelum akhirnya berhenti di dekat kuburan. Pesawat tersebut patah di tengah, tepatnya di bagian tulisan 'Lion' pada badan pesawat. Beberapa pengurus NU, termasuk ketua Komisi VIII DPR, Drs. KH Yusuf Muhammad LML (Gus Yus), 62 tahun, juga tewas dalam kecelakaan pesawat ini. Berdasarkan hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), penyebab kecelakaan adalah karena landasan pacu yang tergenang air atau peristiwa yang dikenal sebagai hydroplanning sehingga pesawat tergelincir dan tidak dapat dikendalikan dan mengalami overshoot/overrun (meluncur keluar landasan). Keadaan ini juga diakibatkan kesalahan pilot yang tidak mengikuti prosedur mendarat (seperti tidak mengaktifkan spoiler). (in)
dbo:wikiPageExternalLink
dbo:wikiPageID
  • 2553282 (xsd:integer)
dbo:wikiPageLength
  • 10732 (xsd:integer)
dbo:wikiPageRevisionID
  • 982596230 (xsd:integer)
dbo:wikiPageWikiLink
dbp:aircraftType
dbp:callsign
  • LION INTER 583 (en)
dbp:caption
  • PK-LMN, the aircraft involved in the crash, taken at Kuala Lumpur International Airport in August 2004. (en)
dbp:crew
  • 7 (xsd:integer)
dbp:date
  • 2004-11-30 (xsd:date)
dbp:destination
dbp:fatalities
  • 25 (xsd:integer)
dbp:iata
  • JT583 (en)
dbp:icao
  • LNI583 (en)
dbp:injuries
  • 109 (xsd:integer)
dbp:name
  • Lion Air Flight 583 (en)
dbp:occupants
  • 163 (xsd:integer)
dbp:occurrenceType
  • Accident (en)
dbp:operator
dbp:origin
dbp:passengers
  • 156 (xsd:integer)
dbp:site
dbp:stopover
dbp:survivors
  • 138 (xsd:integer)
dbp:tailNumber
  • PK-LMN (en)
dbp:type
  • Runway overrun due to hydroplaning aggravated by a wind shear (en)
dbp:wikiPageUsesTemplate
dct:subject
rdfs:comment
  • Lion Air Flight 583 (JT 583) was a scheduled domestic passenger flight from Soekarno–Hatta International Airport, Jakarta to Juanda International Airport in Surabaya with a stopover at Adi Sumarmo Airport, Surakarta, Indonesia. On 30 November 2004, the McDonnell Douglas MD-82 overran the runway of Adi Sumarmo Airport and crashed onto a cemetery on landing. 25 people on board were killed in the crash.Investigation conducted by the Indonesian National Transportation Safety Committee concluded that the crash was caused by hydroplaning, which was aggravated by wind shear. (en)
  • Pada tanggal 30 November 2004, pesawat MD-82 milik maskapai Lion Air dengan kode penerbangan JT 583 tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Adisumarmo di Solo yang menewaskan 25 orang. Pesawat tersebut lepas landas dari Jakarta dengan tujuan Surabaya (transit di Solo) pada pukul 17.00 WIB sambil membawa 163 penumpang. Menurut penuturan salah seorang penumpang, cuaca pada saat keberangkatan sudah buruk karena adanya hujan besar disertai petir. Saat pendaratan pada sekitar pukul 18.15 WIB, menurutnya, pesawat terasa seperti tidak dapat dihentikan dan akhirnya masuk ke sawah di bandara sebelum akhirnya berhenti di dekat kuburan. (in)
rdfs:label
  • Lion Air Flight 583 (en)
  • Lion Air Penerbangan 583 (in)
owl:sameAs
prov:wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbo:wikiPageRedirects of
is dbo:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of